Toilet jongkok atau toilet duduk


di Indonesia kita mengenal ada dua jenis kloset atau bentuk toilet secara umum yang sering dipakai di negara kita ini, yaitu toilet duduk dan toilet jongkok, 

Di sebagian besar benua Asia termasuk Indonesia sebagian besar masyarakatnya menggunakan toilet jongkok di Indonesia toilet jongkok sering kita jumpai dengan mudah di semua daerah dan berbagai lapisan kalangan masyarakat bahkan di tempat-tempat umum.

sedangkan toilet duduk dapat dengan mudah kita temukan di kota-kota besar karena bagi orang yang tinggal di kota-kota besar di toilet duduk menjadi primadona karena memiliki kesan lebih modern dan lebih bersih.

Namun apakah ini berarti bahwa toilet jongkok tidak higienis dan terkesan ketinggalan zaman? Mari kita amati apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis toilet yang sering kita gunakan ini.

Kelebihan dan kekurangandari Toilet Jongkok atau Toilet Duduk

Toilet Duduk

- closet duduk atau toilet duduk sangat dianjurkan digunakan oleh balita wanita hamil maupun untuk para lansia.

- toilet duduk lebih nyaman dipakai dikarenakan tidak memberikan beban dan tekanan pada bagian lutut maupun perut para penggunanya

- kekurangan dari toilet duduk adalah tingginya potensi untuk menyalurkan berbagai macam penyakit seperti kuman dan virus ke dalam tubuh hal ini terjadi dikarenakan adanya kontak langsung antara tubuh dengan toilet atau kloset yang digunakan.

Toilet jongkok

- toilet jongkok lebih jenis dibandingkan dengan toilet duduk dikarenakan tidak terjadi kontak langsung antara tubuh pengguna dengan toilet jongkok

- toilet jongkok dapat melatih kekuatan kaki dan otot panggul untuk menahan berat badan jadi pemakaian toilet jongkok akan membuat tubuh menjadi lebih sehat secara tidak langsung

- kekurangan dari pemakaian toilet jongkok dapat menyebabkan radang sendi dan gangguan lutut karena toilet jongkok pada saat digunakan akan memberikan tekanan pada lutut para penggunanya.

jadi masing-masing bentuk toilet yang biasa kita gunakan mempunyai kelebihan dan kekurangannya terutama jika kita melihat dari sisi kesehatan.

Menurut para ahli dan beberapa dokter mereka merekomendasikan agar pasien untuk menggunakan toilet jongkok ketika buang air besar hal ini dilakukan untuk mengatasi masalah usus yang mereka derita.

Para ahli juga berpendapat bahwa penyakit pencernaan itu berawal dari akibat proses duduk dan mengejan di toilet yang menunjukkan bahwa semakin banyak waktu yang digunakan di atas toilet duduk semakin besar pula orang itu terkena penyakit wasir atau pembengkakan pembuluh darah di dalam dan sekitar anus.


jadi toilet duduk maupun toilet jongkok masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita dan tentunya kita semakin bijak dalam menentukan jenis pelet mana yang akan kita gunakan untuk kamar mandi kita nanti.

Belum ada Komentar untuk "Toilet jongkok atau toilet duduk"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel