Awas Program Berbagi Berkah Viral Di Facebook dan pesan Whatsapps. Waspada Pencurian Data Pribadi


Minggu ini banyak beredar di wall facebook dan messenger mengenai  "Program Berbagi Berkah" entah apa dan dari mana asalnya menjadi viral dan secara sporadis menyebar di facebook lalu munculah bukti-bukti tanda transfer lengkap dengan nama dan no rekening.

karena cukup menggangu akhirnya saya baca dan amati fenomena apalagi yang sedang terjadi di ranah media sosial kesayangan kita saat ini.

Munculnya postingan Program Berbagi Berkah pada kolom staatus semuanya berupa pesan berantai dari orang yang meng unggah sebelumnya (korban) dengan embel- embel berkah dan iklas hanya 100 ribu rupiah, hm benar-benar permainan kata yang menarik yang bisa di artikan kalau dapat ya syukur kalau tidak ya sudah. di sinilah secara psikologis para korban program ini di pengaruhi secara tidak langsung.

Belum lagi di suguhkan dengan testimoni dengan huruf kapital PENGALAMAN : KISAH NYATA dari bapak indarjo kusuma cikarang jawa barat, wah terusik rasa penasaran saya siapa bapak indarjo kusuma. setelah browsing di mbah Google yang intinya inti, ahlinya-ahli, core of the core, semua artikel yang berkaitan dengan indarjo kusuma merupakan artikel sama berupa investasi bodong dengan kedok arisan online via facebook.

Bahkan salah satu artikel sudah terbit lama sekali yaitu pada tanggal  15 febuari tahun 2011. yang kala itu katanya menggunakan manual kertas fotocopy yang di letakan di atas mesin ATM.

Sampai saat ini belum di ketahui kebenaran nama  indarjo kusuma dan nama fiktif lainya yang ada di testimonial, jika benar terjadi kalah sudah penghasilan sang raja You tuber Indonesia Atta Halilintar, mari kita amati kejanggalan dan bahaya lainya.... Asiyaaaaaaap.

Investasi Bodong "Money Game"
Program ini berjalan dengan menawarkan saling ransfer dana antar rekening bank masin sebesar 25 ribu rupiah kepada masing-masing rekening 4 peserta yang kemudia di katakanakan belipat kali ganda kembali dengan nilai yang sangat fantastis diluar angkasa yang tidak dapat di ungkapkan dengan bahasa planet namec sekalipun dari 25 ribu rupiah menjadi 64 milyar .

Kenapa saya menyebutnya ivestasi bodong, karena dijanjikan keuntungan sangat besar namun tidak ada produk ataupun jasa yang dijual "embel-embel berbagi berkah" hanya berdasarkan banyaknya rekrutan member yang bergabung kelak. bahkan mirip dengan Money Game dimana uang di bagi berdasarkan banyaknya member yang berhasil di rekrut.

Pada Umumnya 'money game' akan menggunakan nama-nam publik figur, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk meyakinkan calon peserta korban mereka


Bahaya Pencurian Data
Pencurian data menjadi salah satu hal yang paling berbahaya dalam mengikuti hal semacam ini, kenapa?

Karena nama lengkap dan no rekening kita tercantung dengan jelas di media sosial tanpa sensor sedikitpun.
ah itu kan tidak apa - apa toh banyak juga struk atm di buang sembarangan di samping mesin ATM.
Okey akan tetapi ini berada di ranah media sosial dinama kita dapat mengetahui tanggal lahir, alamat rumah, apapun semua yang berhubungan dengan diri kita dengan mudah di dunia maya, bagaimana jika ada orang orang dengan kepentingan tertentu memanfaatkan hal ini, mereka akan dapat mencuri semua data identitas kita dengan mudahnya.

Perlu di perhatikan juga selain nama no rekening kita juga di haruskan untuk mencantumkan alamat email, toh dalam persyaratan dan tata caranya tidak di jelaskan untuk apa guna e-mail tersebut? apakah dalam e-mail nanti akan muncul rincian dana yang telah kita dapat? siapa yang akan kirim email tersebut?
e-mail dapat juga merupakan salah satu celah untuk dapat mengambil data pribadi

Jadi berhati hatilah dan bijaklah dalam mengikuti investasi atau program yang menawarkan hasil yang tidak wajar. Dan data-data pribadi sebaiknya jangan di blow up ke media sosial. Dikhawatirkan itu disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan ingin mengambil keuntungan dari hal ini.





Belum ada Komentar untuk "Awas Program Berbagi Berkah Viral Di Facebook dan pesan Whatsapps. Waspada Pencurian Data Pribadi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel