Bagaimana cara memilih charger Smartphone yang benar

Charger merupakan hal yang sepele namun sangat penting untuk kelangsungan hidup smartphone kita, charger bawaan terkadang rusak dan kita harus memberli cahrger baru atau meminjam milik teman, nah disinailah terkadang masalah di mulai, tidak semua charger cocok untuk smartphone milik kita.

Jika kita sembarangan menggunakan charger  walaupun bisa mengisi batrey smartphone belum tentu aman untuk smartphone kita bahkan bisa merusak komponen yang ada di dalam smartphone, apalagi jika kita ingin membeli charger baru perlu kita ketahui dulu dengan teliti apakah charger tersebut memiliki kualitas yang bagus dan cocol untuk hanphone yang kita gunakan.

Sebagai contoh jika kita membeli sebuah Charger yang mahal dan bagus itu belum tentu cocok untuk Smartphone kita. Charger dengan teknolohgi terbaru support Quick Charger, namun jika Smartphone yang kita miliki belum mendukung quick charger. Bukanya cepat Smartphone kita tetap akan akan membutuhkan waktu yang lama saat di charge.

Bagaimana cara 

memilih charger Smartphone yang benar?

Listrik di Indonesia yang memiliki standard voltase 220V. 

frekuensi standar PLN bekerja difrekuensi 50Hz

Dua hal diatas perlu kita ketahuli terlebih dahulu dan ini yang akan menjadi dasar atau patokan kita dalam membaca spesifikasi charger smartphone agar sesuai dengan kondisi listrik di Indonesia.

Sebagai Contoh charger bawaan smartphone xiaomi redmi note 4x Misalnya : 

Input:100-240V~50/60Hz
Ini berarti, charger mampu bekerja diarus listrik antara 100V sampai dengan 240V. Dan dapat di gunakan di negara kita karena voltase di negara kita 220V dan memiliki frekwensi 50-60Hz.

Output: 5V-2000mA/maH ( miliampere Hour )
Dari keterangan tersebut, kita bisa menyimpulkan voltase yang telah diubah. Dari Input 220V tadi menjadi 5V dan arus menjadi kurang lebih sekitar 2000mA.

Setelah mengetahui spesifikasi charger yang akan kita gunakan sekarang kita juga harus mengetahui spesifikasi batrtrey yang ada di smartphone kita. caranya dapat kita lihat di box smartphone kita jika masih ada, jika sudah hilang dapat kita cari di mbah google via internet. ^^

Sebagai contoh keterangan atau spesifikasi smartphone baterai untuk xiaomi redmi note 4x tertulis 3,85V yang berarti daya itu adalah minimum voltase ke handphone. untuk dapat digunakan mengisi daya baterai dan kapasitas ampere dengan ditandai sebagai contoh 4000mA.

Sebagai contoh jika smartphone kita memiliki kapasitas baterai 3,85V-40000mAh. dan di charge menggunakan charger 5V-2000mAh maka proses pengisiannya akan mejadi jauh lebih cepat dibandingkan menggunakan charger dengan spesifikasi 5V-1000mAh.
ampere (mA) yang menentukan kecepatan pengisian battrey smartphone.
Namun jangan di simpulkan bahwa semakin besar nilai ampere (mA) charger semakin baik, karena ada beberapa smartphone yang justru akan mengalami overheat atau panas berlebih. saat di charge menggunakan charger yang memiliki mA besar. Jika terjadi overheat hal ini justru akan memperpendek umur baterai karena kelebihan tegangan dan dapat merusak komponen ic di dalam smartphone.

Ciri- Ciri Charger Bermasalah :

Waktu pengisian yang lama.
Hal ini biasanya disebabkan nilai ampere yang terlalu kecil pada charger dan hanphone atau smartphone yang di charge memiliki kapasitas battrey yang besar. atau dapat juga di sebabkan oleh kualitas kabel USB yang jelek.

Layar LCD bergerak sendiri saat di charge
Kondisi ini, biasanya terjadi saat arus ampere dari charger terlalu besar atau terlalu kecil dan tidak  stabil, cobalah ganti charger dengan yang charger lainya.

Dalam membeli atau memilih charger yang berkualitas bagus hendaknya di sesuaikan dengan spesifikasi yang cocok dengan smartphone kita

0 Response to "Bagaimana cara memilih charger Smartphone yang benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel